Peresmian Honai PAMAN: Simbol Persatuan Masyarakat Adat di Papua Tengah

NABIRE – Semangat kebersamaan dan pelestarian budaya mewarnai acara Syukuran dan Peresmian Honai Perkumpulan Masyarakat Adat Nusantara (PAMAN) Provinsi Papua Tengah. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini digelar di Nabire pada Senin, 29 Desember 2025, sebagai bentuk syukur atas selesainya pembangunan rumah adat (Honai) yang akan menjadi pusat koordinasi masyarakat adat di wilayah tersebut.


Kehadiran Tokoh Lintas Sektor
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting masyarakat, mulai dari tokoh agama, kepala suku, hingga aparat keamanan, yang menunjukkan kuatnya sinergi di Papua Tengah. Beberapa tokoh yang hadir di antaranya:
Tokoh Agama: Pdt. Naftali Tabuni.
Tokoh Adat & Kepala Suku: * Fabianus Tebay (Kepala Suku Simapetoa).
Lukas Kosay (Kepala Suku Nayak).
Piter Huby (Kepala Suku Dhani Rayon Nabire Barat).
Maikel Rumaterai (Kepala Suku Nuba/Musairo).
Masyarakat dari Suku D3N (Dani, Damal, Damal, Nduga).
Unsur TNI/POLRI:
Kapten Infanteri Suprasto Mami (Danramil 1705-01/Nabire Kota).
IPDA Bogi Transtanto, S.H. (Mewakili Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu).
Serta jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang diikuti oleh seluruh tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan dengan antusias.
